Anak Sering Bab di Celana Bisa Jadi Gejala Enkopresis Fungsional

0

Enkopresis fungsional adalah kondisi di mana seorang anak yang sudah melewati usia di mana seharusnya mereka dapat mengontrol buang air besar, tetapi masih mengalami kebocoran atau kebocoran tinja secara tidak sengaja. Berikut adalah beberapa gejala yang mungkin terjadi pada anak yang mengalami enkopresis fungsional:

  1. Kebocoran tinja secara tidak sengaja, terutama saat beraktivitas atau tidur.
  2. Kotoran yang terdapat di celana atau pakaian dalam anak tanpa disadari.
  3. Anak merasa malu atau stres akibat kejadian tersebut.
  4. Kotoran yang keluar tidak memiliki konsistensi yang normal, mungkin lebih lunak atau cair.
  5. Anak menahan diri untuk buang air besar, mengakibatkan sembelit atau konstipasi.
  6. Perubahan perilaku, seperti menarik diri dari interaksi sosial atau mencoba untuk menyembunyikan kejadian tersebut.
  7. Mungkin terdapat masalah emosional, seperti kecemasan atau depresi, terkait dengan kondisi ini.
  8. Anak mungkin merasa marah atau frustasi terhadap diri sendiri atau situasi.
  9. Gangguan tidur atau perubahan pola tidur akibat stres atau kecemasan terkait kondisi ini.
  10. Kesulitan dalam mengontrol buang air besar bahkan setelah dilatih atau mendapat pengajaran.
  11. Mungkin terdapat masalah fisik lainnya yang terkait dengan sistem pencernaan, seperti nyeri perut atau gangguan makan.

Perlu dicatat bahwa setiap anak bisa menunjukkan gejala yang berbeda-beda, dan penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau profesional kesehatan untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut jika terdapat kekhawatiran terkait enkopresis fungsional pada anak.

Ya, sering buang air besar (BAB) di celana bisa menjadi salah satu gejala enkopresis fungsional pada anak. Enkopresis fungsional adalah kondisi di mana seorang anak yang seharusnya sudah mampu mengontrol buang air besar masih mengalami kebocoran tinja secara tidak sengaja. Kondisi ini bisa menyebabkan anak mengalami kecemasan, stres, atau malu.

Jika seorang anak sering mengalami kejadian di mana ia buang air besar di celana tanpa bisa mengontrolnya, maka perlu untuk memperhatikan dan mengidentifikasi kemungkinan penyebabnya. Enkopresis fungsional bisa menjadi salah satu kemungkinan, tetapi perlu untuk diagnostik lebih lanjut oleh dokter atau profesional kesehatan. Seringkali, enkopresis fungsional terjadi bersamaan dengan masalah sembelit atau konstipasi pada anak.

Jika Anda khawatir tentang gejala yang dialami oleh anak, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter anak atau dokter spesialis lainnya untuk evaluasi dan penanganan yang tepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here