Dunia penerbangan memiliki banyak istilah khusus yang digunakan oleh pilot, awak kabin, petugas bandara, serta penumpang yang sering bepergian menggunakan pesawat terbang. Memahami istilah-istilah ini dapat membantu Anda saat melakukan perjalanan udara, baik untuk memahami pengumuman di bandara maupun berkomunikasi dengan staf penerbangan, berikut Website Mengenai Maskapai Penerbangan
Berikut adalah beberapa istilah yang sering muncul dalam dunia penerbangan beserta artinya.
1. Istilah Umum dalam Penerbangan
- Airport Code
Kode tiga huruf yang digunakan untuk mengidentifikasi bandara tertentu, misalnya CGK untuk Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta dan DPS untuk Bandara Ngurah Rai di Bali. - Airline Code
Kode dua huruf yang digunakan untuk mengidentifikasi maskapai penerbangan, seperti GA untuk Garuda Indonesia dan SQ untuk Singapore Airlines. - Boarding Pass
Dokumen yang diberikan kepada penumpang setelah check-in yang berisi informasi penerbangan, seperti nomor kursi, gerbang keberangkatan, dan waktu boarding. - Departure Time
Waktu keberangkatan pesawat yang dijadwalkan dari bandara asal. - Arrival Time
Waktu kedatangan pesawat yang dijadwalkan di bandara tujuan. - Layover
Waktu singgah di suatu bandara sebelum melanjutkan penerbangan ke destinasi akhir. - Stopover
Persinggahan yang lebih lama dari layover, biasanya lebih dari 24 jam untuk penerbangan internasional atau lebih dari 4 jam untuk penerbangan domestik.
2. Istilah dalam Proses Penerbangan
- Check-in
Proses registrasi sebelum naik pesawat yang bisa dilakukan di bandara atau secara online. - Boarding
Proses naik ke dalam pesawat setelah melewati pemeriksaan keamanan dan menuju gerbang keberangkatan. - Gate
Pintu keberangkatan di bandara tempat penumpang masuk ke pesawat. - Taxiing
Proses pesawat bergerak di darat menuju landasan pacu sebelum lepas landas atau setelah mendarat. - Takeoff
Proses pesawat lepas landas dari landasan pacu dan mulai terbang ke udara. - Landing
Proses pesawat menyentuh kembali landasan pacu di bandara tujuan setelah penerbangan. - Final Approach
Tahap akhir sebelum pesawat mendarat, biasanya ketika pesawat mulai menurunkan ketinggian dan bersiap menyentuh landasan.
3. Istilah dalam Keamanan dan Keselamatan Penerbangan
- Turbulence
Guncangan yang terjadi saat pesawat melewati udara dengan tekanan yang tidak stabil, biasanya disebabkan oleh angin kencang atau cuaca buruk. - Emergency Exit
Pintu darurat yang digunakan dalam keadaan darurat untuk evakuasi penumpang. - Oxygen Mask
Masker oksigen yang akan otomatis keluar dari atas kursi jika terjadi penurunan tekanan udara di dalam kabin. - Life Vest
Rompi pelampung yang digunakan untuk keadaan darurat di atas air. - Black Box
Perangkat perekam data penerbangan dan suara di kokpit yang digunakan untuk investigasi jika terjadi kecelakaan.
4. Istilah dalam Kelas dan Fasilitas Penerbangan
- Economy Class
Kelas penerbangan dengan harga tiket paling terjangkau dan fasilitas standar. - Business Class
Kelas penerbangan dengan fasilitas lebih baik dibandingkan kelas ekonomi, seperti kursi lebih luas, makanan premium, dan akses ke lounge eksklusif. - First Class
Kelas penerbangan paling mewah dengan fasilitas premium, termasuk tempat duduk yang bisa diubah menjadi tempat tidur dan layanan pribadi. - Premium Economy
Kelas di antara ekonomi dan bisnis dengan ruang duduk lebih luas dan beberapa fasilitas tambahan. - In-Flight Entertainment (IFE)
Sistem hiburan dalam pesawat yang biasanya mencakup film, musik, dan permainan.
5. Istilah dalam Operasional Penerbangan
- Flight Crew
Tim yang terdiri dari pilot dan awak kabin yang bertanggung jawab atas operasional penerbangan. - Captain
Pilot utama yang bertanggung jawab atas penerbangan. - Co-Pilot (First Officer)
Pilot kedua yang membantu kapten dalam menerbangkan pesawat. - Air Traffic Control (ATC)
Pusat pengendali lalu lintas udara yang mengatur pergerakan pesawat di udara dan di darat untuk mencegah kecelakaan. - Holding Pattern
Pola penerbangan berputar yang dilakukan pesawat saat menunggu izin mendarat dari ATC. - Diverted Flight
Penerbangan yang dialihkan ke bandara lain karena alasan cuaca buruk atau keadaan darurat.
6. Istilah dalam Bagasi dan Barang Bawaan
- Carry-On Luggage
Barang bawaan yang boleh dibawa ke dalam kabin pesawat, biasanya dengan ukuran dan berat tertentu yang diatur oleh maskapai. - Checked Baggage
Bagasi yang disimpan di ruang kargo pesawat dan tidak bisa dibawa ke dalam kabin. - Excess Baggage
Bagasi yang melebihi batas berat yang diperbolehkan dan biasanya dikenakan biaya tambahan. - Baggage Claim
Area di bandara tempat penumpang mengambil bagasi mereka setelah penerbangan. - Lost Luggage
Bagasi yang hilang atau tertukar selama penerbangan dan belum ditemukan.
Kesimpulan
Istilah-istilah dalam dunia penerbangan sangat beragam dan memiliki peran penting dalam memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan udara. Dengan memahami istilah-istilah ini, penumpang dapat lebih mudah memahami informasi yang diberikan oleh maskapai serta menghindari kebingungan saat berada di bandara atau dalam pesawat.
Bagi Anda yang sering bepergian dengan pesawat, mengetahui istilah-istilah ini akan sangat membantu dalam pengalaman perjalanan udara yang lebih nyaman dan lancar. Semoga artikel ini bermanfaat!